Sabtu, 25 Juli 2020

Sistem Gerak Pada Manusia

Dalam melakukan aktivitas sehari-hari pastinya kita melakukan banyak gerakan. Kemampuan yang dimiliki oleh manusia untuk bergerak tentunya dikarenakan adanya organ-organ yang mendukung tubuh manusia untuk melakukannya. Kerja sama organ-organ tersebut dikenal dengan sistem gerak. Sistem gerak meliputi tulang/rangka, otot, serta sendi-sendi.

Sistem gerak pada manusia terbagi dalam dua kelompok, yaitu sistem gerak pasif, yang tersusun atas tulang-tulang yang membentuk rangka tubuh dan sistem gerak aktif, yang tersusun atas otot-otot yang menempel pada tulang/rangka.

Rangka pada tubuh manusia memiliki beberapa fungsi utama, sebagai berikut.
1. Penegak tubuh.
2. Pembentuk tubuh
3. Tempat melekatnya otot
4. Tempat terjadinya pembentukan sel darah merah
5. Alat gerak pasif

Sistem Rangka Manusia : Fungsi dan Contohnya - DosenBiologi.com
Gambar Rangka Manusia

Kerangka tubuh manusia terletak di dalam tubuh ditutupi oleh kulit dan daging sehingga disebut rangka dalam (endoskeleton). Rangka tersusun atas sejumlah tulang. Tulang berfungsi sebagai tempat menyimpan berbagai mineral seperti kalsium dan fosfor. Rongga tulang pada rangka manusia yang bersumsum merah merupakan pusat penghasil sel-sel darah.

Rangka manusia terdiri dari ±206 ruas tulang yang memiliki ukuran dan bentuk yang bervariasi. Tulang-tulang penyusun rangka dikelompokkan menjadi tulang tengkorak, tulang pembentuk tubuh, dan tulang anggota gerak.

Anggota gerak dikelompokkan menjadi anggota gerak atas dan anggota gerak bawah. Tulang anggota gerak atas terdiri dari lengan, tulang hasta, tulang pengumpil, tulang pergelangan tangan, tulang telapak tangan, dan tulang jari tangan. Tulang anggota gerak bawah terdiri dari tulang paha, tulang kering, tulang betis, tulang pergelangan kaki, tulang telapak kaki, dan tulang jari kakj.

Susunan dan bentuk tulang anggota gerak atas sesuai dengan fungsi lengan, misalnya untuk mengangkat, melempar, memukul, memegang, menggenggam, memungut, dan menjumput, Bentuk dan susunan tulang anggota gerak bawah lebih disesuaikan untuk berjalan, berlari, dan menahan beban tubuh.

Perhatikan gambar berikut

Nomor 1 : Otot
Nomor 2 : Tulang
Nomot 3 : Tendon
Nomor 4 : Ligamen

Otot
Otot adalah sebuah jaringan dalam tubuh manusia dan hewan yang berfungsi sebagai alat gerak aktif yang menggerakkan tulang. Otot diklasifikasikan menjadi tiga jenis yaitu otot lurik, otot polos dan otot jantung Otot terdiri atas sel-sel otot. Sifat sel otot adalah memiliki kemampuan untuk mengerut (kontraksi) dan mengembang kembali (relaksasi). 

Otot mampu memberikan tarikan pada tulang karena dapat melakukan kontraksi. Saat kontraksi, serabut otot akan memendek dan ujung otot (tendon) yang melekat pada tulang akan membuat tulang tertarik ke arah yang lebih dekat searah kontraksi otot. Untuk mengembalikan tulang pada posisi semula maka otot mengalami relaksasi dengan memanjang seperti semula.

Serabut Otot
Serabut otot berkumpul membentuk berkas otot. Beberapa berkas otot berkumpul membentuk kesatuan yang lebih besar, disebut dengan serat daging. Beberapa serat daging dapat membentuk daging yang bagian tengahnya membesar dan kedua ujungnya mengecil serta melekat pada tulang. Ujung otot yang melekat pada tulang disebut tendon.




Gambar Struktur otot manusia.

Macam-Macam Sendi 
Tulang-tulang yang menghubungkan organ tubuh manusia disebut sendi. Dengan adanya sendi dapat memudahkan kita bergerak, misalnya menggeleng-geleng kepala, memutar jari atau tangan untuk mengambil sesuatu. Tanpa sendi kita tidak mungkin bisa bergerak secara luwes, bahkan kita juga tidak bisa menggerakkan anggota tubuh seperti tangan, kaki, dan kepala.

Sendi Adalah : Pengertian, Jenis Jenis dan Fungsinya Lengkap
Macam-Macam Sendi

Macam-macam sendi gerak pada manusia
Manusia memiliki banyak sendi gerak. Oleh karena itu, diperlukan klasifikasi untuk macam-macam sendi ini beserta fungsi dan letaknya. Berikut ini pengelompokan dan letak dari sendi gerak.

1. Sendi putar atau pivot
Sesuai namanya, sendi ini memiliki karakteristik memungkinkan satu tulang dapat melakukan putaran, terhadap tulang lain. Contoh dari sendi putar yaitu sendi di antara tulang hasta, dan tulang pengumpil pada lengan.

2. Sendi geser atau plane
Sendi ini memungkinkan pergerakan tulang yang sama-sama datar. Contoh dari keberadaan dari sendi geser yaitu sendi interkarpal, yang menghubungkan tulang-tulang di pergelangan tangan.

3. Sendi pelana atau saddle
Sendi ini memang mirip dengan ‘pelana’, yang dapat memberikan gerakan dua arah. Contoh dari sendi pelana adalah sendi penghubung tulang pergelangan tangan, dengan pangkal dari tulang ibu jari.

4. Sendi engsel atau hinge
Sendi ini memungkinan tulang bergerak menyerupai pintu gerakan pintu, dan bersifat satu arah. Sendi pada lutut, yang menghubungkan tiga tulang: tulang paha, tulang kering dan tulang lutut, merupakan contoh sendi engsel.

5. Sendi gulung atau condyloid
Sendi gulung bisa dijumpai antara tulang yang memiliki rongga elips, dan permukaan tulang lain yang berbentuk bulat telur. Sendi ini hanya memungkinkan dua sumbu gerakan, yaitu gerakan membengkokkan (fleksi) dan gerakan meluruskan (ekstensi), serta gerakan menjauh dari tubuh (medial), dan gerakan mendekat ke arah garis tubuh (lateral). Contoh dari keberadaan sendi gulung yakni sendi penghubung tulang telapak tangan dengan tulang jari. 

6. Sendi peluru atau ball and socket
Sendi peluru merupakan sendi yang memungkinkan gerakan ke segala arah. Pada sendi peluru, sebuah tulang yang berbentuk lingkaran (ball) ‘duduk’ menempel, pada rongga tulang yang lain (socket).

Tubuh manusia hanya memiliki dua sendi peluru. Pertama, sendi pada panggul, yang menghubungkan tulang panggul dengan tulang paha. Kedua, sendi pada bahu, penghubung tulang belikat dan lengan atas.

Jumat, 24 Juli 2020

Kenampakan Alam


Indonesia termasuk salah satu wilayah yang memiliki kenampakan alam yang indah dan menarik. Kenampakan alam di Indonesia memiliki ciri yang berbeda-beda antara satu daerah dengan daerah lainnya, Secara umum, kenampakan alam Indonesia berupa daratan dan perairan. Kenampakan alam daratan, seperti pegunungan, gunung, dataran tinggi, dataran rendah, dan tanjung, Kenampakan alam perairan, seperti sungai, danau, laut, dan selat.

1. Pegunungan
Pegunungan adalah sekumpulan bukit yang membentuk barisan. Di wilayah Indonesia banyak terdapat pegunungan, di antaranya Pegunungan Bukit Barisan di Sumatra, Pegunungan Kapur Utara, Pegunungan Dieng, Pegunungan Serayu, Pegunungan Tengger, dan Pegunungan Sewu yang semuanya terdapat di Jawa. DI Kalimantan, terdapat Pegunungan Meratus, Pegunungan Schwaner, dan Pegunungan Muller. 

Di Sulawesi terdapat Pegunungan Utambela, Pegunungan Fenema, Pegunungan Pompange, Pegunungan Quarles, Pegunungan Tinsba, Pogunungan Verbek, Peguningan Uamboka di Sulawosl. Pegunungan Matarombea, dan Pegunungan Tangkeleboko. Pogunungan di Irian memiliki puncak yang sangat tinggi. Contohnya Pogunungan Sudirman dengan puncaknya Puncak Jaya (5.030 m) dan Puncak Trikora (4.750 m). Pogunungan Jayawijaya dengan puncaknya Puncak Mandala (4.700 m) dan Puncak Yamin (4.506 m).

Berikut adalah beberapa gambar kenampakan alam Pegunungan
Bukit Barisan, Tulang Belakang Sumatera | Lembaga Ilmu Pengetahuan ...
Pegunungan bukit barisan
11 Fakta Gunung Jayawijaya di Papua yang Belum Kamu Ketahui
Pogunungan Jayawijaya

2. Gunung
Gunung adalah bukit yang sangat bosar dan tinggi. Gunung tertinggi di Jawa adalah Semeru (3.676 m), di Sumatra adalah Gunung Korinci (3.805 m), di Sulawesi adalah Gunung Rantekombala (3.456 m). Adapun gunung tertinggi di Indonesia adalah Puncak Jaya 5.030 m yang selalu diselimuti salju,

Gunung Semeru - Tribunnewswiki.com Mobile
Gunung Semeru
Tentang Gunung Kerinci yang Mungkin Belum Kamu Tahu - Adventure Travel
Gunung Kerinci

3. Tanjung
Tanjung atau semenanjung adalah daratan yang menjorok ke laut. Pulau-pulau di Indonesia banyak memiliki tanjung karona pantai di kepulauan Indonesia tidak rata. Tanjung yang sangat luas disebut jazirah, contohnya jazirah Arab. Tanjung yang sangat sempit disebut ujung, contohnya Ujungkulon di Jawa Barat. 

Cegah Penyebaran COVID-19, Wisata Taman Nasional Ujung Kulon Tutup ...
Ujung Kulon

4. Sungai 
Sungai adalah aliran air besar yang terjadi karona alam. Di Indonesia banyak terdapat sungai, baik besar maupun kecil, Sungai torbesar adalah Sungai Musi di Sumatra. Sungai terpanjang di Jawa adalah sungai Bengawan Solo, Sungai torpanjang di Kalimantan adalah Sungai Kapuas dan Sungai terpanjang di Papua adalah Sungai Memberamo, 

Sungai Kapuas Membelah Kota Pontianak - ANTARA News Kalimantan Barat
Sungai Kapuas 

Yang Perlu Kamu Tahu Tentang Sungai Mamberamo Di Papua - I Papua
Sungai Memberamo

5. Danau
Danau adalah genangan air yang sangat luas yang dikelilingi daratan. Dilihat dari prosesnya, danau dibedakan menjadi dua, yaitu danau alam dan danau buatan. Danau alam terjadi karena peristiwa alam, letusan gunung berapi, pengikisan, dan patahan bumi. Danau ini sering disebut telaga. Danau buatan disebut juga bendungan, waduk, atau dam. Danau terbesar di Indonesia adalah Danau Toba di Sumatra Utara, yang di tengah-tengahnya terdapat Pulau Samosir.

Mengenal Danau Toba, Danau Vulkanik Terbesar Di Dunia | Good News ...
Danau Toba

6. Teluk
Teluk adalah bagian laut yang menjorok ke daratan. Teluk biasanya digunakan untuk pelabuhan laut/
bandara karena daerah tersebut bebas dari ombak yang besar. Contoh teluk di Indonesia adalah Teluk Jakarta dan Teluk Penyu.
Pantai Teluk Penyu Indahnya Alunan Ombak di Cilacap Jawa Tengah ...
Teluk Penyu

7. Selat
Selat adalah laut sempit yang menghubungkan pulau satu dengan pulau lainnya. Indonesia memiliki banyak selat karena Indonesia terdiri dari beribu-ribu pulau besar dan kecil. Contoh selat di Indonesia adalah Selat Sunda yang menghubungkan Pulau Jawa dengan Sumatra.
Tsunami di Selat Sunda Telah Terjadi 12 Kali Sejak Tahun 416 ...
Selat Sunda

Selasa, 21 Juli 2020

Komik, Kartun, Karikatur, Cergam

Gambar sebagai salah satu bentuk komunikasi visual mengalami diferensiasi klasifikasi. Beberapa istilah yang dikenal untuk menyebut bentuk-bentuk seni gambar antara lain: komik, kartun, dan karikatur. Ketiga istilah tersebut sering tercampuradukkan satu sama lain. Kerancuan pengertian antara kartun, komik, dan karikatur timbul karena ketiga istilah tersebut sama-sama dipakai dalam bidang seni gambar dan belum memiliki batasan yang jelas dan masyarakat belum mempermasalahkan istilah-istilah tersebut secara teoritis.

Komik
Will Eisner dalam bukunya Graphic Storytelling (terbit tahun 1996) mendefinisikan komik sebagai tatanan gambar dan balon kata yang berurutan. Sebelumnya, di tahun 1989, dalam buku Comics and Sequential Art, Eisner mendefinisikan sebagai “Susunan gambar dan kata-kata untuk menceritakan sesuatu atau mendramatisasi ide.” 

Sedangkan Scott McCloud mendefinisikannya  dengan pengertian sebagai berikut, “Komik adalah gambar-gambar dan lambang-lambang lain yang terjukstaposisi dalam urutan tertentu, bertujuan untuk memberikan informasi dan atau mencapai tanggapan estetis dari pembaca.”

Tidak jauh berbeda dengan definisi McCloud, definisi komik seperti dikutip dari majalah BOBO adalah gambar yang disusun berurutan dan saling berhubungan.  Komik bisa dibuat dalam satu kotak atau lebih. Komik yang dibuat lebih dari satu kotak (panel, pen.) disebut komik strip. Ada juga yang dibuat bersambung dalam banyak kotak dan dibukukan, disebut buku komik.

Dengan demikian jika didefinisikan secara sederhana, komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Komik dapat diterbitkan dalam berbagai bentuk, mulai dari strip dalam koran, dimuat dalam majalah, hingga berbentuk buku tersendiri.

Dengan semakin berkembangnya teknologi, komik telah berkembang dan mulai merambah sektor teknologi. Mulai munculnya istilah komik web. Komik web adalah komik yang diterbitkan di situs Web (wikipedia). Komik web dapat dibandingkan dengan komik cetak yang diterbitkan sendiri di mana hampir semua orang dapat membuat komik daring mereka sendiri dan mempublikasikannya. Sekarang komik dapat lebih mudah diakses lewat smartphone. Terdapat beberapa aplikasi Web komik yang dapat digunakan mengakses komik-komik tersebut, misalnya LINE Webtoon, CIAYO Comics, dll.

Kartun
Wajib Tahu, Ini 4 Kartun Anak yang Mendidik | Berbagi Tips ...
Istilah kartun menurut Sunarto berasal dari kata bahasa Inggris cartoon yang berarti kertas tebal yang digunakan untuk membuat sketsa rancangan dalam pembuatan  fresco (lukisan dinding). Pada tahun 1843, balaikota London mengadakan sayembara pembuatan cartoon untuk lukisan dinding gedungnya. Hasil karya para peserta dipamerkan di balaikota. Saat itu Majalah satir “Punch” memuat gambar sindir karya John Leech berjudul Cartoon No.1, memprotes gagasan Balaikota yang dianggap pemborosan. Punch merupakan majalah satir yang menjadi media kritik kebijakan pemerintah yang tidak sesuai aspirasi masyarakat. Sejak itu kata cartoon mulai dipakai untuk menyebut gambar sindir.

Secara sederhana, Sunarto mendefinisikan kartun sebagai “Gambar yang berisi kritikan, cerita jenaka, atau humor. Kartun biasa digambar dalam satu panel dengan atau tidak disertai kalimat penjelas (caption).

Salah satu fungsi yang dimiliki kartun adalah untuk menyindir. Hal ini bisa disamaartikan dengan mengkritik. Paradopo menyatakan, “Kritik dalam artinya yang paling tajam adalah penghakiman (judgement)“. Sebagai penghakiman, kritik merupakan hasil pertimbangan terhadap situasi yang terjadi. Kartun dapat menampilkan satir dari peristiwa aktual dan ejekan terhadap berbagai tingkah laku yang memasyarakat dan merupakan alat protes dalam bentuk banyolan. Bonneff secara luas mengungkapkan bahwa tokoh di dalam kartun yang sama dari hari ke hari, dari minggu ke minggu seringkali menjadi juru bicara kritik sosial atau sebaliknya, menjadi korban dari sebuah sistem. Di tengah banyolan, tokoh yang sangat dikenal itu membentuk ciri khas, berjuang dalam kehidupan sehari-hari yang penuh suka duka. Tokoh tersebut juga bergerak dalam lingkungan sehari-hari, punya kenalan, kerabat, dan kenalan—bergantung pada suasana yang ingin diciptakan kartunis.

Fungsi kritik tersebutlah yang menjadikan kartun sebagai salah satu modal media massa/pers dalam melakukan kritik terhadap situasi politik atau sosial yang sedang berkembang. Media massa/pers yang selain memiliki fungsi menyampaikan informasi, juga berfungsi sebagai media hiburan, media pendidikan, media propaganda, alat kontrol terhadap pemerintah atau jalannya pemerintahan—dirujuk dengan istilah ‘anjing penjaga’ (watch dog)—dan juga sebagai alat dokumenter sejarah kehidupan masyarakat tertentu secara sinkronis. Dalam menjalankan fungsinya, media massa tidak hanya memproduksi berita, tetapi juga editorial, foto, iklan, dan lain sebagainya termasuk kartun.

Berdasarkan sasaran kritik, Hidayat menggolongkan kartun menjadi tiga jenis, yaitu:

1) kartun politis, merupakan kartun yang mengangkat permasalahan politik yang sedang terjadi. Kartun jenis ini biasa terdapat di media massa, digunakan untuk menyampaikan pandangan politis suatu media;
2) kartun sosial, merupakan kartun yang mengangkat permasalahan sosial yang terjadi.
3) kartun moral, merupakan kartun yang digunakan untuk mengungkapkan suatu nilai moral tertentu.

Adapun ragam kartun antara lain:
1) kartun murni (gags cartoon), kartun yang dimaksudkan sebagai gambar lucu untuk mengolok-olok tanpa bermaksud mengulas suatu permasalahan atau peristiwa aktual;
2) kartun animasi, kartun yang dapat bergerak atau hidup, yang terdiri dari susunan gambar yang direkam dan ditayangkan di televisi atau layar film, disebut juga film kartun;
3) kartun komik, kartun yang terdiri atas kotak-kotak (panel) yang menampilkan alur cerita;
4) kartun editorial (editorial cartoon), kartun yang  menitikberatkan misinya pada kritik dan yang merupakan visualisasi editorial/ tajuk rencana sebuah media cetak;
5) kartun politik (political cartoon), kartun yang  menitikberatkan sasarannya pada masalah-masalah politik.

Karikatur
Kata karikatur berasal dari bahasa Italia, caricature/caricatura yang berarti memuat, istilah ini diperkenalkan oleh Sir Thomas Browne di majalah Christian Morals pada tahun 1716. Setiawan mengemukakan, “Karikatur merupakan potret wajah yang diberi muatan lebih sehingga anatomi wajah tersebut terkesan distortif kerena mengalami deformasi bentuk, namun secara visual masih dapat dikenali bentuknya.” 
Sedangkan Sudarta menyatakan, “Karikatur merupakan deformasi berlebihan atas wajah seseorang, biasanya orang terkenal, dengan ‘mempercantiknya’ dengan penggambaran ciri khas lahiriahnya untuk tujuan mengejek.”

Secara sederhana, karikatur didefinisikan sebagai ilustrasi humor yang melebih-lebihkan atau menyimpang dari bentuk dasar dari manusia (biasanya selebritis atau politikus) atau sesuatu yang diidentikkan atau memungkinkan untuk diidentifikasi dengan kesamaan penggambaran. Karikatur jika sudah diberi beban pesan, kritik, dan sebagainya adalah bagian dari kartun opini. Dengan kata lain, karikatur yang membawa pesan kritik sosial, yang muncul di setiap penerbitan surat kabar adalah political cartoon atau editorial cartoon, yakni versi lain dari editorial, atau tajuk rencana dalam versi gambar humor.

Cergam
Cergam atau cerita bergambar adalah cerita yang menjadi inti dari ceritanya adalah narasinya, sedangkan gambar hanya sebagai ilustrasi pelengkap. Gambarnya hanya sebagai ilustrasi dari cerita yang ada dan tidak terjungtaposisi, tetapi hanya menceritakan salah satu adegan dalam sebuah cerita.

Dari uraian di atas, dapat disimpulkan bahwa keempat istilah komik, kartun,  karikatur dan Cergam memiliki makna yang berbeda. Komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa dalam beberapa panel sehingga membentuk jalinan cerita. Dan kartun adalah gambar yang berisi sindiran, kritikan, cerita jenaka, atau humor dan digambar dalam satu panel.  Karikatur adalah kartun yang mendeformasi bentuk lahiriah seseorang dengan tujuan tertentu. Sedangkan Cergam adalah gambar yang telah berfungsi sebagai illustrasi dalam suatu cerita

Sumber artikel disini

Senin, 20 Juli 2020

Organ Gerak pada Hewan


Hewan merupakan salah satu makhluk hidup. Salah satu ciri makhluk hidup adalah bergerak. Hewan bergerak karena adanya rangsang untuk menghindari musuh ataupun untuk mencari makanan. Berdasarkan habitatnya, hewan dikelompokkan menjadi tiga, yaitu hewan darat, hewan air, dan hewan udara. Setiap hewan tersebut memiliki sistem gerak yang berbeda-beda sesuai dengan habitatnya masing-masing.

Hewan yang habitatnya di air memiliki massa jenis yang lebih kecil dibanding dengan lingkungannya. Massa jenis hewan yang kecil memberikan gaya angkat yang besar di dalam zat cair sehingga hewan-hewan air dapat melayang-layang dan bergerak dengan bebas di dalam air dengan mengeluarkan sedikit energi. Sebagian besar hewan air memiliki bentuk tubuh seperti torpedo. 

Hal ini berguna untuk memudahkan hewan meliuk-liuk ke kiri dan ke kanan saat berada di dalam air, misalnya pada ikan. Jika diamati ikan selalu mengeluarkan gelembung-gelembung udara ketika berenang. Hal ini bertujuan untuk mengatur gerakan tubuh ikan naik dan turun di dalam air. Tulang belakang dan otot-otot kan bersifat fleksibel yang berguna untuk mendorong tubuh ikan ketika bergerak di dalam air.

Sistem gerak hewan udara tentu juga berbeda dengan sistem gerak hewan air. Hewan udara bergerak bebas di udara dengan cara terbang, contohnya burung. Burung memiliki bulu, tulang yang kecil dan berongga. Burung juga memiliki sepasang kaki yang dilengkapi cakar untuk menopang tubuh dan berjalan. Ada pula sayap yang berfungsi untuk terbang. Burung tersusun dari rangka yang ringan tetapi kuat, tulang dada, dan juga otot.

Rangka sayap yang ringan memberikan gaya angkat yang besar. Sayap burung berbentuk airfoil sehingga menyebabkan udara pada bagian atas sayap lebih cepat mengalir dibandingkan pada bagian bawah sayap. Pada saat burung mengepakkan sayapnya, udara akan mengalir ke bawah dan menghasilkan gaya angkat sayap sehingga burung akan terdorong untuk bergerak ke atas.

Secara umum, sistem gerak hewan darat memiliki tulang dan otot yang kuat. Otot dan tulang tersebut berguna untuk mengatasi gaya inersia yang dimiliki oleh hewan. Gajah memiliki massa tubuh  inersia yang nilainya juga besar. Inersia adalah kecenderungan tubuh untuk diam. Adanya perbedaan struktur tulang dan otot pada hewan menyebabkan hewan tersebut dapat bergerak lebih lincah dibanding hewan lainnya. Contohnya kijang dan cheetah memiliki kaki yang sangat ramping dan bersifat elastis, otot, dan tulang yang sangat kuat sehingga dapat bergerak dengan cepat. 

Sistem Gerak pada Hewan Vertebrata
Menurut jenisnya, hewan dibagi menjadi dua, yaitu hewan yang bertulang belakang (vertebrata) dan hewan yang tidak memiliki tulang belakang (invertebrata). Sistem gerak yang terdapat pada vertebrata dan invertebrata memiliki fungsi yang sama, yaitu berhubungan dengan bentuk rangka tubuh hewan. Ayo pelajari sistem gerak pada hewan vertebrata berikut ini.

1. Sistem Gerak Ikan
Ikan memiliki sirip yang berfungsi membantu ikan bergerak ke berbagai arah di dalam air. Sirip ikan berpasangan, terletak di bagian dada, perut, dan di sekitar anus. Adapun sirippunggung berfungsi untuk pertahanan diri. Tulang ikan memanjang dari belakang kepala sampai ke ekor. Dari tulang punggung tumbuh tulang-tulang kecil yang jumlah dan percabangan antara satu jenis ikan dengan ikan lain berbeda. Tulang-tulang kecil disebut duri. Tulang kepala melindungi otak yang memanjang membentuk sumsum tulang belakang yang dilindungi oleh tulang belakang. Gerakan ikan dikendalikan oleh gurat sisi yang memanjang sepanjang tulang punggung. 

Sistem Gerak Pada Hewan beserta Gambarnya - DosenBiologi.com
Bagian-bagian sistem gerak pada ikan.

2. Sistem Gerak Reptil
Jenis hewan reptil bermacam-macam. Salah satu contohnya adalah ular. Ular tidak memiliki kaki. Gerakannya ditentukan oleh perkembangan rangka, otot, dan sisik kulitnya. Ular memiliki ruas-ruas tulang belakang yang melekat pada tulang rusuk. Ruas-ruas tulang merupakan tempat melekatnya otot rangka. Selain bekerja pada tulang, otot juga bekerja pada kulit sehingga menyebabkan sisik mengembang dan memendek. Kerja sama antara otot tulang dan kulit menyebabkan ular dapat bergerak.

3. Sistem Gerak Burung 
Burung dapat terbang bebas di udara karena memiliki sayap dan rangka tulang yang mendukung. Bentuk sayap burung memiliki susunan rangka yang ringan tetapi kuat, Selain itu, burung juga diperkuat oleh tulang dada dan otot-otot yang kuat.

Hangka yang kuat berguna sebagai tempat molekatnya otot dada sehingga msmberi kekuatan pada saat terbang. Solain itu, untuk menopang otot-otot kaki pada saat berjalan. Ekor momborikan tambahan untuk naik dan mengendalikan gerakan burung pada saat terbang.
Sistem Gerak Pada Hewan beserta Gambarnya - DosenBiologi.com
Sistem gerak pada burung.

4. Sistem Gerak Amfibi
Amfibi memiliki sendi baik itu di lutut, bahu, siku, pinggul, pergelangan kaki, dan tangan.  Sendi ini memudahkan hewan amfibi seperti katak untuk melompat. Konstruksi tulang katak, yaitu terdiri dari tulang badan, tulang anggota gerak, dan tulang tengkorak (tulang kepala). Bentuk tulang kepala katak berukuran kecil dan hanya merniliki sedikit tulang, Hal ini  menyebabkan tulang kepala katak sangat ringan tetapi kuat. Selain itu, postur badan katak juga ditopang oleh tulang belakang yang dapat menahan berat tubuh bagian belakang dan bagian depan katak.
sistem rangka katak | ramacahyati
Sistem gerak pada katak.

Katak memiliki kaki yang panjang bagian belakang dan pendek bagian depan. Tulang telapak kaki belakang dan kaki depan berhubungan dengan jari-jari kaki. Setiap jari-jari kaki terdapat selaput tipis untuk berenang di air.

5. Sistem Gerak Mamalia
Mamalia merupakan hewan menyusui. Mamalia hidup di berbagai jenis habitat, ada yang hidup di air, di darat, dan di udara. Salah satu contoh mamalia yang hidup di darat, yaitu kuda. Kuda memiliki tulang kokoh dan kuat untuk menopang tubuhnya. Otot-ototnya yang elastis dan kuat terhubung dengan tulang-tulangnya, menyebabkan kuda dapat berlari sangat kencang dibandingkan mamalia yang lain.

Pada saat kuda bergerak, maka kaki kuda paling belakang memberikan dorongan agar kuda dapat maju ke arah depan. Kencang atau lambatnya kuda berlari tergantung pada kuat atau lemahnya saat kaki belakang memberikan gerakan pada kaki belakangnya.

Sistem Gerak Pada Hewan beserta Gambarnya - DosenBiologi.com
Sistem Gerak Kuda
Pengertian Mamalia, Ciri, Jenis, Karakteristik & Struktur Tubuh
Sistem Gerak Kelinci

Minggu, 19 Juli 2020

Organ Gerak Hewan dan Manusia


Salah satu ciri-ciri makhluk hidup adalah bergerak. Lalu apa itu bergerak? Gerak sendiri dapat diartikan berpindah tempat atau perubahan posisi sebagian maupun seluruh bagian tubuh. 

Gerak pada manusia dan hewan menggunakan organ gerak yang tersusun dalam sistem gerak. Organ gerak berguna untuk berjalan, berlari, melompat, meloncat, memegang, menggali, memanjat, berenang, dan sebagainya. Organ gerak pada hewan dan manusia memiliki kesamaan.

Dalam aktivitas sehari-hari, makhluk hidup terutama manusia dan hewan pasti melakukan yang namanya bergerak. Tubuh manusia sebenarnya dirancang untuk bergerak dan melakukan aktivitas yang bisa membuat kamu tetap aktif. Terlalu lama diam atau duduk berjam-jam sepanjang hari, akan membuat tubuh terasa sakit. Disanalah peran dari sistem gerak. Apa saja fungsi dari sistem gerak pada makhluk hidup?

FUNGSI SISTEM GERAK
Tiap makhluk hidup memiliki sistem gerak masing-masing yang unik untuk spesies mereka. Sistem gerak ini memiliki fungsinya masing-masing yang bisa membantu mereka untuk melewati berbagai aktivitas sehari-hari. 

Kali ini kita akan membahas beberapa fungsi dari sistem gerak makhluk hidup, seperti Manusia dan Mamalia.
Bagian Rangka Manusia Halaman all - Kompas.com
Manusia adalah makhluk hidup yang memiliki tingkat kecerdasan yang lebih tinggi dibanding makhluk hidup lainnya. Oleh karena itu, sistem gerak pada manusia memiliki fungsi beragam yang bisa membantu mereka melewati aktivitas harian. Anggota gerak atas manusia yang berupa lengan dan juga tangan bisa digunakan untuk berbagai macam hal, seperti menggenggam, mengepal, mengetik, dan masih banyak lagi. Sedangkan anggota gerak bawah manusia yang berupa kaki bisa digunakan untuk berdiri, berjalan, dan berlari.

Mamalia lainnya yang berkerabat dekat dengan manusia, yaitu primata juga memiliki sistem gerak hampir mirip dengan manusia, mereka bisa menggenggam, berjalan, dan berlari. Bahkan kaki mereka juga bisa digunakan untuk menggenggam ranting dan batang pohon.

Beberapa mamalia lainnya seperti sapi, kuda ataupun kambing, memiliki organ gerak berupa 4 kaki untuk berjalan dan juga berlari. Beberapa mamalia predator juga menggunakan organ gerak mereka untuk menerkam mangsa mereka.

Ikan
30 Jenis Ikan Hias Air Tawar dan Laut yang Terpopuler di Dunia !
Ikan dapat bergerak di dalam air, baik itu air tawar maupun air asin di laut yang luas. Dari segi bentuk rangkanya, bentuk ikan sebagian besar ada yang memanjang mirip dengan torpedo atau streamline. Mereka memiliki sirip sebagai alat gerak untuk berenang di dalam air.

Burung
22 Jenis Burung Kicau Lengkap Beserta Foto dan Namanya - HoBinatang
Burung memiliki alat gerak unik berbentuk sayap. Sayap ini yang digunakan untuk bisa terbang. Burung juga memiliki kaki atau cakar yang digunakan untuk bertengger di ranting pohon. Ada beberapa jenis burung yang juga menggunakan kaki atau cakar mereka untuk mencengkeram mangsa. Namun, ada beberapa jenis burung yang tidak bisa terbang seperti penguin, sayap mereka berbentuk seperti sirip yang digunakan untuk berenang, serta kaki untuk berjalan.

Reptil
Klasifikasi Hewan Reptil : Pengertian, Ciri & Strukturnya Lengkap
Sebagian jenis reptil menggunakan kaki mereka untuk berjalan dan juga berlari. Namun, ular memiliki cara bergerak yang unik. Ia menggunakan otot-otot yang ada di tubuhnya untuk bergerak secara melata dalam berpindah dari satu titik ke titik yang lain.

Amfibi
contoh-hewan-amphibi - Harian Inhua Online
Katak menggunakan kaki mereka untuk bisa melompat dari satu tempat ke tempat lainnya. Kakinya yang unik menjadi ciri khas dari katak. Katak juga memiliki selaput di organ geraknya yang bisa digunakan untuk berenang di dalam air.


ALAT GERAK
Alat-alat gerak yang digunakan pada manusia dan hewan ada dua macam, yaitu alat gerak pasif berupa tulang dan alat gerak aktif berupa otot. Kedua alat gerak ini akan bekerja sama dalam melakukan pergerakan. Kerja sama antara kedua alat gerak tersebut membentuk suatu sistem yang disebut sistem gerak.
download (10).jpg
Tulang disebut alat gerak pasif karena tulang tidak dapat bergerak dengan sendirinya. Tanpa adanya alat gerak aktif yang memengaruhi tulang, maka tulang-tulang pada manusia dan hewan akan diam dan tidak dapat membentuk alat pergerakan yang sesungguhnya.

Walaupun merupakan alat gerak pasif, akan tetapi tulang mempunyai peranan yang besar dalam sistem gerak manusia dan hewan. 

Macam Otot Manusia dan Fungsinya | Berkas Ilmu
Otot disebut alat gerak aktif karena otot memiliki suatu senyawa kimia yang membuatnya dapat bergerak. Pada saat otot yang menempel pada tulang bergerak, otot tersebut akan membuat tulang bergerak.

Berdasarkan rangkuman materi organ gerak pada manusia yang telah disebutkan diatas, kita dapat membuat ide pokok dari masing-masing paragraf. Berikut ini ide pokok yang dapat dikembangkan :

Organ Gerak Terdiri Atas Dua Macam
1. alat gerak pasif berupa tulang : Tulang sebagai alat gerak pasif tidak dapat bergerak dengan sendirinya, agar bergerak maka diperlukan alat gerak aktif yang dapat memengaruhi tulang untuk bergerak.

2. alat gerak aktif berupa otot : Alat gerak aktif berupa sel-sel otak yang menjadi pengendali diri dan syaraf otot yang menggerakkan tulang dan persendian.

Organ Gerak Banyak Sekali Fungsinya
Beberapa fungsi Organ gerak pada penjelasan diatas seperti untuk berjalan, berlari, melompat, meloncat, memegang, menggali, memanjat, berenang, dan sebagainya.

Tanpa adanya 2 alat gerak (pasif dan aktif) manusia tidak dapat bergerak.

Kesimpulan
Setiap makhluk hidup memiliki sistem pergerakan dengan fungsi yang unik dan berbeda satu sama lain. Ada yang bisa menggenggam, terbang, berenang, bahkan melompat. Sistem gerak dibutuhkan oleh makhluk hidup untuk mendukung aktivitas harian mereka.


Bahan tulisan disini juga bisa dilihat di Buku Siswa Tema 1 KElas 5 Revisi 2017, bisa didownload di sini